Kembangkan Skill dan Jiwa Entrepreneur, Siswa SMA Babussalam Praktek Cetak ID Card di Ekstrakurikuler Multimedia


 Menghadapi tantangan era Society 5.0 dan dinamisnya perkembangan industri kreatif, institusi pendidikan dituntut untuk tidak sekadar mentransfer pengetahuan teoretis, melainkan juga menanamkan keterampilan aplikatif serta mentalitas kemandirian finansial. Menjawab tuntutan zaman tersebut, SMA Babussalam kembali menegaskan posisinya sebagai lembaga pendidikan pencetak generasi unggul melalui pendekatan progresif dalam berbagai program pembinaan siswanya.


Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, SMA Babussalam baru-baru ini menyelenggarakan kegiatan praktik produksi dan pencetakan ID Card profesional yang difokuskan bagi siswa-siswi peserta ekstrakurikuler Multimedia. Kegiatan yang berlangsung di laboratorium sekolah ini dirancang menyerupai simulasi alur kerja industri percetakan digital yang sesungguhnya. Para siswa tidak hanya diajarkan cara mengoperasikan perangkat lunak desain, tetapi juga dibimbing secara komprehensif mulai dari penyusunan tata letak visual, pengaturan warna resolusi cetak, hingga teknik penyelesaian akhir (finishing) yang menghasilkan produk dengan nilai komersial tinggi.

Pendekatan holistik ini merupakan bagian dari visi strategis SMA Babussalam untuk merombak paradigma pendidikan konvensional. Pihak sekolah meyakini bahwa capaian akademis di dalam ruang kelas wajib diimbangi dengan pembekalan hard skill terapan. Oleh karena itu, selain program Multimedia, SMA Babussalam secara konsisten mengembangkan berbagai inkubator bakat unggulan lainnya seperti ekstrakurikuler Seni Musik, Tata Boga, dan beragam wadah pengembangan diri lainnya. Ekosistem pendidikan ini bermuara pada satu tujuan mulia: membentuk siswa-siswi yang siap merintis usaha secara mandiri, bukan sekadar dipersiapkan sebagai tenaga kerja atau karyawan.

Antusiasme yang luar biasa mewarnai jalannya praktik pencetakan ID Card ini. Para peserta didik tampak tekun, interaktif, dan penuh rasa ingin tahu saat mengoperasikan perangkat keras dan meninjau hasil desain mereka yang telah berwujud produk fisik. Bagi para siswa, kegiatan ini dinilai jauh melampaui batas pemenuhan jam pelajaran ekstrakurikuler belaka; ini adalah investasi keahlian bernilai tinggi dan pengalaman faktual yang dapat langsung dipraktikkan sebagai modal usaha begitu mereka merampungkan pendidikan di bangku menengah atas.

Program ekstrakurikuler Multimedia ini berada di bawah arahan dan bimbingan instruktur kompeten yang juga merupakan tenaga pendidik di SMA Babussalam, Sofi Yulloh, M.Pd. Dalam setiap proses pendampingannya, ia selalu menekankan bahwa kemampuan penguasaan teknologi harus senantiasa diiringi dengan pola pikir (mindset) seorang inovator dan pebisnis.

"Saya sangat menaruh harapan besar bahwa praktik semacam ini tidak boleh berhenti dan hanya selesai di lingkup tembok sekolah saja. Ilmu, jam terbang, serta keterampilan teknis yang telah dikuasai hari ini wajib terus diasah, dikembangkan, dan diamalkan secara nyata di tengah masyarakat kelak setelah mereka lulus," tegas Sofi Yulloh, M.Pd.

Lebih lanjut, ia memberikan suntikan motivasi yang menggugah paradigma para siswanya terkait proyeksi masa depan. "Siswa-siswi SMA Babussalam harus memiliki jiwa entrepreneur yang tangguh dan visioner. Setelah lulus nanti, target utamanya bukan lagi sekadar bersaing membuat surat lamaran, melainkan bagaimana kalian mampu berdiri sebagai CEO atau pemilik di perusahaan kalian masing-masing. Di saat banyak orang di luar sana bersusah payah mencari pekerjaan, identitas siswa SMA Babussalam adalah menjadi sosok pionir yang justru mampu membuka dan menyediakan lapangan pekerjaan yang luas bagi orang lain," imbuhnya.

Langkah konkret melalui program praktik pembuatan ID Card di ekstrakurikuler Multimedia ini menjadi cerminan nyata dari dedikasi total SMA Babussalam dalam mencetak lulusan paripurna. Dengan menggabungkan kurikulum yang adaptif, penguasaan keterampilan vokasional yang mumpuni, serta penanaman filosofi kewirausahaan yang mengakar kuat, SMA Babussalam membuktikan diri sebagai kawah candradimuka bagi para calon pengusaha muda. Sekolah ini bertekad terus melahirkan agen-agen perubahan yang siap menggerakkan roda perekonomian dan membawa dampak positif bagi kemajuan bangsa.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال